Cyber LifeGoogle

Berapa tahun sekali Google Street View Update

×

Berapa tahun sekali Google Street View Update

Sebarkan artikel ini
Berapa tahun sekali Google Street View Update
mobil google street view indonesia

FOKUS GOOGLE – Pernahkah Anda membuka Google Street View untuk melihat kondisi terkini sebuah jalan, kafe favorit, atau bahkan rumah Anda sendiri, lalu bergumam, “Lho, kok fotonya masih yang lama, ya?” Mungkin Anda melihat mobil Anda yang sudah dijual masih terparkir manis di garasi, atau warung di ujung jalan yang sudah tutup setahun lalu masih tampak beroperasi.

Pertanyaan yang kemudian muncul di benak kita semua adalah: Berapa tahun sekali Google Street View update? Apakah ada jadwal pasti kapan mobil Google Maps yang ikonik itu akan kembali lewat di depan rumah kita?

Pertanyaan ini wajar, mengingat kita semakin mengandalkan layanan ini untuk berbagai keperluan, mulai dari merencanakan perjalanan, melihat-lihat properti, hingga sekadar bernostalgia dengan tampilan lingkungan di masa lalu.

Tenang, Anda berada di tempat yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas semua yang perlu Anda ketahui tentang frekuensi update Google Street View di Indonesia. Kita akan membahas segalanya, mulai dari jadwal mobil Google, proses di balik layar, hingga perbedaan mendasarnya dengan update Google Maps biasa.

Mari kita mulai penjelajahan digital ini!

Jawaban Singkat: Tidak Ada Jadwal Pasti!

Mari kita langsung ke inti persoalan. Jawaban singkat untuk pertanyaan “berapa tahun sekali Google Street View update?” adalah: tidak ada jadwal yang pasti dan seragam untuk semua wilayah.

Google tidak merilis jadwal update tahunan yang kaku seperti, “Setiap 2 tahun sekali, semua jalan di Jakarta akan difoto ulang.” Proses ini jauh lebih dinamis dan dipengaruhi oleh banyak faktor. Namun, secara umum, kita bisa melihat pola frekuensi pembaruan sebagai berikut:

  • Area Perkotaan Padat & Pusat Bisnis: Wilayah seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan kota-kota besar lainnya cenderung mendapatkan pembaruan lebih sering, biasanya dalam rentang 1 hingga 3 tahun sekali. Hal ini karena area ini mengalami perubahan yang sangat cepat, mulai dari pembangunan gedung baru, perubahan rute jalan, hingga munculnya bisnis-bisnis baru.
  • Area Pedesaan & Jalan Terpencil: Sebaliknya, untuk daerah yang lebih sepi, pedesaan, atau jalan yang jarang dilalui, pembaruan bisa memakan waktu yang jauh lebih lama, mungkin 5 tahun, 7 tahun, atau bahkan lebih. Jika tidak ada perubahan signifikan di area tersebut, Google akan memprioritaskan sumber dayanya ke lokasi lain yang lebih dinamis.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Frekuensi Update

Mengapa ada perbedaan yang begitu signifikan? Keputusan Google untuk memetakan ulang suatu area didasarkan pada beberapa faktor kunci:

  • Tingkat Perubahan Wilayah: Area yang sedang mengalami pembangunan pesat, seperti kawasan perumahan baru atau distrik bisnis yang sedang berkembang, akan menjadi prioritas utama.
  • Popularitas & Lalu Lintas Pencarian: Lokasi wisata populer, pusat perbelanjaan, atau area yang sering dicari pengguna di Google Maps juga akan lebih sering di-update untuk memberikan informasi visual yang paling akurat.
  • Logistik dan Sumber Daya: Mengoperasikan armada mobil, trekker, dan teknologi lainnya ke seluruh penjuru Indonesia adalah sebuah pekerjaan raksasa. Google harus merencanakan rute secara efisien untuk memaksimalkan cakupan dengan sumber daya yang ada.
  • Kondisi Cuaca dan Aksesibilitas: Proses pengambilan gambar membutuhkan kondisi cuaca yang cerah untuk hasil terbaik. Musim hujan atau kendala akses di beberapa daerah terpencil juga bisa menunda jadwal.
  • Prioritas Pemetaan Baru: Sering kali, Google lebih memprioritaskan untuk memetakan area yang belum pernah tercakup sama sekali daripada memperbarui gambar di area yang sudah ada.
Baca Juga:  Cara Mengembalikan Akun Facebook yang Dihack

Jadi, jika Anda tinggal di jalan kecil yang tenang di kota yang tidak terlalu besar, wajar jika gambar Street View di lokasi Anda belum berubah selama bertahun-tahun.

Baca juga: Street View: Dunia di Ujung Jari, Cerita di Balik Layar

Bagaimana Proses Update Google Maps Mengambil Gambar?

Untuk benar-benar memahami mengapa update memakan waktu, kita perlu tahu bagaimana proses ini berjalan. Ini bukan sekadar mobil jalan-jalan sambil memotret. Prosesnya jauh lebih kompleks dan melibatkan teknologi canggih.

1. Armada Pengumpul Data: Bukan Cuma Mobil!

Saat kita membicarakan “kapan mobil Google Maps lewat”, kita sering kali hanya membayangkan mobilnya. Padahal, Google menggunakan berbagai alat untuk menjangkau setiap sudut dunia.

  • Mobil Google Street View: Ini adalah yang paling terkenal. Dilengkapi dengan sistem kamera canggih di atapnya yang mampu mengambil gambar 360 derajat secara simultan. Selain kamera, mobil ini juga dilengkapi sensor LIDAR (Light Detection and Ranging) yang memindai lingkungan sekitar untuk menciptakan model 3D yang akurat, membantu mengukur jarak dan dimensi bangunan.
  • Google Street View Trekker: Untuk lokasi yang tidak bisa dijangkau mobil, seperti Candi Borobudur, jalur pendakian Gunung Bromo, atau gang-gang sempit di perkampungan, Google menggunakan Trekker. Ini adalah sebuah sistem kamera ransel yang dikenakan oleh operator. Inilah yang memungkinkan kita menjelajahi keindahan alam dan situs warisan budaya Indonesia secara virtual.
  • Metode Lainnya: Di belahan dunia lain, Google juga menggunakan troli (untuk museum), sepeda roda tiga, bahkan mobil salju untuk memetakan lereng ski.

2. Pengolahan Data: Dari Gambar Mentah ke Street View

Setelah data visual terkumpul, pekerjaan berat baru saja dimulai. Gambar-gambar mentah dari kamera harus melalui serangkaian proses pengolahan yang memakan waktu beberapa bulan.

  • Penjahitan Gambar (Stitching): Ribuan foto yang diambil harus “dijahit” bersama secara digital untuk menciptakan panorama 360 derajat yang mulus dan tanpa cela yang kita lihat di layar.
  • Perlindungan Privasi: Ini adalah langkah krusial. Google menggunakan algoritma canggih untuk secara otomatis memburamkan (blur) wajah orang dan plat nomor kendaraan. Ini dilakukan untuk melindungi privasi individu yang secara tidak sengaja tertangkap kamera.
  • Pemosisian dan Pemetaan 3D: Data dari GPS dan sensor LIDAR digunakan untuk menempatkan gambar panorama tersebut secara akurat di peta dunia dan membangun model 3D dari lingkungan tersebut.

Proses panjang inilah yang menjadi jawaban dari pertanyaan “update Google Maps berapa lama?”. Dari saat mobil lewat hingga gambar baru muncul online, jeda waktu beberapa bulan adalah hal yang sangat wajar.

Baca juga: Cara Mudah Mengukur Jarak di Google Maps

Cara Mengetahui Jadwal Mobil Google Street View Indonesia

Meskipun tidak ada jadwal update yang pasti per alamat, Google memberikan sedikit bocoran tentang di mana armada mereka sedang beroperasi. Ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan gambaran kasar kapan mobil Google Maps lewat di provinsi Anda.

Berikut cara memeriksanya:

  1. Buka halaman resmi Google Street View: “Ke Mana Street View Selanjutnya” (Anda bisa mencarinya di Google dengan kata kunci tersebut).
  2. Di halaman tersebut, Anda akan menemukan daftar negara. Cari dan pilih Indonesia.
  3. Anda akan melihat daftar provinsi beserta perkiraan rentang waktu kapan tim Google berencana untuk melakukan pengambilan gambar di sana.
Baca Juga:  15 Aplikasi Edit Foto Terbaik untuk Android dan iOS, Gratis dan Profesional

Penting untuk diingat:

  • Jadwal yang tertera adalah perkiraan dan bisa berubah sewaktu-waktu karena berbagai faktor (cuaca, kondisi jalan, dll.).
  • Daftar tersebut biasanya mencakup wilayah provinsi secara umum, bukan jadwal detail per kota atau per jalan. Jadi, meskipun “Jawa Barat” ada dalam daftar, tidak berarti mobilnya pasti akan melewati jalan di depan rumah Anda.

Ini adalah alat terbaik yang kita miliki untuk memantau pergerakan armada Google di Indonesia dan menjawab rasa penasaran tentang jadwal mobil Google Street View Indonesia.

Update Google Maps vs. Google Street View vs. Google Earth

Sering kali terjadi kerancuan antara ketiga layanan Google ini. Memahami perbedaannya akan membantu Anda mengerti mengapa frekuensi updatenya juga berbeda.

LayananJenis DataSumber DataFrekuensi Update
Google MapsData peta (nama jalan, info bisnis, rute, lalu lintas)Data satelit, data pemerintah, kontribusi pengguna (Local Guides), data bisnisSangat Sering (bisa real-time untuk lalu lintas, harian/mingguan untuk info bisnis)
Google Street ViewCitra fotografi 360 derajat di level jalanArmada mobil, Trekker, kontributor penggunaTidak Teratur (berkisar antara 1-7+ tahun tergantung lokasi)
Google EarthCitra satelit dan udara, model medan 3DBerbagai penyedia citra satelit (Maxar, Airbus, dll.), data fotogrametriBervariasi (area penting bisa diupdate bulanan, area terpencil bisa tahunan)

Singkatnya, saat Anda melihat ada jalan baru atau nama restoran berubah di Google Maps, itu adalah update data peta yang relatif cepat. Namun, untuk melihat visual jalan baru tersebut di Google Street View, Anda harus menunggu mobil Google datang dan memotretnya, yang mana merupakan proses yang jauh lebih lama. Google Earth memberikan pandangan dari atas (citra satelit) yang juga memiliki jadwal pembaruan tersendiri, terpisah dari Street View.

Cara Melihat Google Street View dari Tahun ke Tahun

Salah satu fitur paling menarik dari Street View yang jarang diketahui banyak orang adalah kemampuan untuk “kembali ke masa lalu”. Jika sebuah lokasi telah dipotret beberapa kali, Anda bisa melihat gambar-gambar lamanya.

Ini adalah cara yang fantastis untuk melihat perubahan lingkungan Anda dari waktu ke waktu. Ingin tahu bagaimana cara melakukannya?

Catatan: Fitur ini saat ini hanya tersedia di Google Maps versi desktop (komputer/laptop).

  1. Buka Google Maps di browser komputer Anda.
  2. Cari alamat atau lokasi yang ingin Anda lihat.
  3. Seret ikon Pegman (boneka orang berwarna kuning di pojok kanan bawah) ke jalan yang ingin Anda masuki mode Street View.
  4. Setelah berada dalam mode Street View, lihat ke pojok kiri atas layar. Anda akan melihat sebuah kotak kecil berisi detail lokasi dan tanggal pengambilan gambar.
  5. Jika ada gambar historis yang tersedia untuk lokasi tersebut, Anda akan melihat ikon jam dengan tulisan “Lihat tanggal lainnya”. Klik ikon atau tanggal tersebut.
  6. Sebuah jendela kecil akan muncul dengan slider waktu. Anda bisa menggeser slider ini ke tahun-tahun yang berbeda untuk melihat bagaimana tampilan lokasi tersebut di masa lalu. Klik pada gambar miniatur untuk beralih ke tampilan tahun tersebut.

Fitur ini benar-benar sebuah mesin waktu digital. Anda bisa melihat proses pembangunan sebuah gedung, perubahan fasad toko, atau bahkan sekadar bernostalgia melihat suasana jalanan beberapa tahun silam.

Gambar Usang atau Salah? Apa yang Bisa Anda Lakukan?

Bagaimana jika gambar Street View di area Anda sudah sangat ketinggalan zaman atau menampilkan informasi yang salah?

Bisakah Saya Meminta Pembaruan?

Sayangnya, jawaban langsungnya adalah tidak bisa. Anda tidak dapat secara resmi mengajukan permintaan kepada Google untuk datang dan memotret ulang jalan atau kota Anda. Seperti yang telah dibahas, Google beroperasi berdasarkan jadwal internal yang kompleks dan prioritas mereka sendiri.

Baca Juga:  Jadwal dan Cara Daftar Kartu Prakerja Agar Lolos Seleksi

Apa yang Bisa Dilakukan?

Meskipun tidak bisa meminta update, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Laporkan Masalah (Report a Problem): Jika Anda menemukan masalah serius pada gambar—misalnya, gambar sangat buram, salah penempatan, atau ada masalah privasi yang terlewat (wajah atau plat nomor Anda terlihat jelas)—Anda bisa melaporkannya.
    • Di mode Street View, klik ikon tiga titik vertikal di pojok kiri atas, lalu pilih “Laporkan masalah”.
    • Anda akan diarahkan ke halaman di mana Anda bisa menandai area yang bermasalah dan memilih jenis masalahnya.
  • Berkontribusi dengan Foto Anda Sendiri: Google semakin mengandalkan konten dari pengguna. Anda bisa mengunggah foto 360 derajat (Photo Sphere) Anda sendiri ke Google Maps menggunakan aplikasi Google Street View. Foto-foto ini akan muncul sebagai titik-titik biru di peta dan bisa diakses oleh pengguna lain, memberikan pandangan yang lebih terkini meskipun bukan dari mobil Google resmi.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Update Google Street View

Untuk merangkum semua informasi, berikut adalah jawaban cepat untuk beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan.

Berapa kali Google Street View update?

Tidak ada jadwal pasti. Area perkotaan padat bisa diupdate 1-3 tahun sekali, sementara area pedesaan bisa lebih dari 5-7 tahun.

Kapan Google Maps update gambar 2025?

Penting untuk membedakan “update gambar”. Jika yang dimaksud adalah gambar Street View, maka jawabannya mengacu pada jadwal tidak pasti di atas. Anda bisa mengecek halaman “Ke Mana Street View Selanjutnya” untuk perkiraan jadwal di provinsi Anda pada tahun 2025. Jika yang dimaksud adalah gambar satelit (Google Earth/Maps), updatenya juga bervariasi tergantung lokasi dan penyedia data satelit.

Berapa lama Google Maps di-update setelah mobil lewat?

Dari saat mobil Google mengambil gambar di sebuah jalan, biasanya dibutuhkan waktu beberapa bulan (bisa 3-6 bulan atau lebih) untuk proses pengolahan data sebelum gambar baru tersebut muncul di Google Street View.

Apakah saya bisa meminta update untuk Google Earth?

Mirip dengan Street View, Anda tidak bisa meminta update langsung. Namun, Google Earth memiliki fitur “Feedback” di dalam menunya di mana Anda bisa menyarankan area yang menurut Anda perlu penyegaran citra satelit. Tuliskan “I would like to recommend an imagery refresh” dalam masukan Anda.

Mengapa wajah dan plat nomor harus diburamkan di Street View?

Ini adalah kebijakan privasi standar global dari Google untuk melindungi identitas individu dan informasi sensitif (seperti nomor plat) yang secara tidak sengaja terekam oleh kamera.

Kesimpulan: Sabar Menanti Dunia yang Terus Berubah

Jadi, kembali ke pertanyaan awal: berapa tahun sekali Google Street View update? Jawabannya adalah sebuah simfoni kompleks dari prioritas, teknologi, dan logistik. Tidak ada ritme yang pasti, namun pergerakannya selalu maju, berusaha menangkap potret dunia kita yang terus berubah.

Meskipun kita tidak bisa mempercepat kedatangan mobil Google berikutnya, kini kita lebih memahami proses di baliknya. Kita tahu di mana harus mencari petunjuk jadwalnya, bagaimana membedakannya dengan pembaruan Google Maps lainnya, dan bahkan bagaimana cara menjelajahi waktu melalui arsip digitalnya.

Lain kali Anda melihat gambar yang sedikit usang di Street View, anggaplah itu sebagai kapsul waktu digital. Sebuah catatan visual dari sebuah momen, yang suatu saat nanti akan diperbarui lagi, merekam babak baru dari cerita lingkungan Anda. Dan siapa tahu, mungkin besok saat Anda melihat ke luar jendela, mobil ikonik dengan kamera di atapnya itu sedang melintas dengan tenang, sedang dalam misi memetakan dunia untuk kita semua.