Agama IslamEdukasi

Mematikan Lampu Kelas Saat Keluar Ruangan Merupakan Wujud dari Ada?

×

Mematikan Lampu Kelas Saat Keluar Ruangan Merupakan Wujud dari Ada?

Sebarkan artikel ini
Mematikan Lampu Kelas Saat Keluar Ruangan Merupakan Wujud dari Ada?
Ilustrasi siswa mematikan lampu kelas sebagai wujud adab anti-tabdzir dalam pelajaran PAI tentang menghindari pemborosan.

✅ Quick Answer Key (Jawaban Cepat)

Mematikan Lampu Kelas Saat Keluar Ruangan Merupakan Wujud dari Ada?

Jawaban: A. anti-tabdzir

Mematikan lampu kelas saat keluar ruangan adalah wujud dari adab anti-tabdzir, yaitu sikap menghindari pemborosan dalam menggunakan nikmat Allah SWT.


Dalam materi PAI (Pendidikan Agama Islam), khususnya bab tentang Akhlak Terpuji dan Akhlak Tercela, siswa diajak memahami bahwa setiap tindakan kecil memiliki nilai moral.

Soal seperti ini sering muncul dalam:

  • Kunci Jawaban PAI SMP Kelas 7–9
  • Pembahasan Akhlak Terhadap Nikmat Allah
  • Soal Kurikulum Merdeka Bab Adab

⚠ Gunakan pembahasan ini untuk memahami konsep, bukan sekadar menyalin jawaban.


Ringkasan Kunci Jawaban

NoPertanyaanJawaban
1Mematikan lampu kelas saat keluar ruangan merupakan wujud dari adab…A. anti-tabdzir

Pembahasan Detail Soal

Parafrase Soal

Tindakan mematikan lampu kelas ketika ruangan kosong termasuk bentuk adab apa dalam ajaran Islam?

Jawaban Tegas

A. anti-tabdzir


Penjelasan Lengkap

1️⃣ Apa Itu Tabdzir?

Secara bahasa, tabdzir berarti menghambur-hamburkan atau menyia-nyiakan sesuatu.

Secara istilah syariat:

Menggunakan nikmat Allah secara sia-sia atau tanpa manfaat.

Dalam QS. Al-Isra ayat 26–27 dijelaskan bahwa pemboros adalah saudara setan karena menyia-nyiakan nikmat Allah.


2️⃣ Mengapa Mematikan Lampu Termasuk Anti-Tabdzir?

Mari kita analisis secara logis:

  • Lampu menyala tanpa ada orang → tidak ada manfaat.
  • Listrik tetap terpakai → pemborosan energi.
  • Biaya operasional meningkat → tidak efisien.
  • Dampak lingkungan bertambah → konsumsi energi berlebihan.

Artinya, mematikan lampu adalah bentuk:

  • Hemat energi
  • Tanggung jawab
  • Menjaga fasilitas bersama
  • Menghindari pemborosan

Itulah makna anti-tabdzir.


3️⃣ Mengapa Opsi Lain Salah?

Mari kita uji satu per satu:

  • B. anti-korupsi → Berkaitan dengan penyalahgunaan jabatan atau harta publik.
  • C. anti-ghibah → Menghindari menggunjing orang.
  • D. anti-namimah → Menghindari adu domba.
  • E. anti-riya → Tidak pamer dalam beribadah.

Semua opsi tersebut tidak relevan dengan konteks penggunaan listrik.


Perbedaan Tabdzir dan Israf (Sering Tertukar)

TabdzirIsraf
Menghamburkan tanpa manfaatBerlebihan meskipun ada manfaat
Contoh: lampu menyala di kelas kosongMakan terlalu banyak

Soal ini masuk kategori tabdzir, bukan israf.


Hubungan dengan Pendidikan Karakter

Soal ini bukan sekadar hafalan istilah.

Ia mengajarkan:

  • Disiplin
  • Tanggung jawab sosial
  • Kepedulian lingkungan
  • Kesadaran terhadap nikmat Allah

Karakter besar dibangun dari kebiasaan kecil.


Latihan Soal Serupa

Soal 1

Membiarkan keran air mengalir tanpa digunakan termasuk perilaku…

A. riya
B. tabdzir
C. amanah
D. ghibah

Jawaban: B. tabdzir


Soal 2

Menggunakan uang saku secara berlebihan untuk hal yang tidak diperlukan termasuk…

A. israf
B. syukur
C. ikhlas
D. tanggung jawab

Jawaban: A. israf


FAQ Singkat

Apa jawaban soal ini?

A. anti-tabdzir.

Mengapa bukan anti-korupsi?

Karena konteksnya bukan penyalahgunaan jabatan, melainkan pemborosan energi.

Apakah tindakan kecil seperti ini bernilai ibadah?

Ya, jika diniatkan untuk menjaga nikmat Allah dan menghindari pemborosan.


Kesimpulan

Mematikan lampu kelas saat keluar ruangan adalah bentuk adab anti-tabdzir, yaitu menjauhi pemborosan dalam menggunakan nikmat Allah.

Islam tidak hanya mengatur ibadah ritual, tetapi juga kebiasaan sehari-hari.

Belajar akhlak berarti membiasakan diri melakukan yang benar, bahkan dalam hal kecil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *