Apakah Make Up Kadaluarsa Masih Bisa Digunakan? Pernah nggak sih, kamu mendapati eyeshadow, bedak, atau blush on favorit ternyata sudah lewat tanggal kadaluarsa? Pilihan antara “dibuang sayang” atau “pakai saja, toh masih kelihatan normal” memang sering bikin galau. Banyak yang berpikir, make up atau kosmetik kadaluarsa asal belum berubah tekstur dan aroma, mungkin masih aman dipakai. Tapi, benarkah demikian?
- Pengertian Kadaluarsa pada Make Up & Konsep PAO
- Fungsi Tanggal Kedaluwarsa dan PAO pada Kosmetik
- Cara Mengecek Tanggal Kadaluarsa Make Up dan Kosmetik
- 1. Cek Label Kemasan
- 2. Cari Simbol PAO
- 3. Barcode atau Kode Produksi
- 4. Fisik dan Kondisi Produk
- Tabel: Simbol Kadaluarsa dan Cara Cek-nya
- Masa Pakai Makeup Setelah Dibuka (Period After Opening/PAO): Panduan Lengkap
- Expired Makeup Berapa Lama? Ini Perincian Masa Kadaluarsa Berdasarkan Jenisnya
- Efek Menggunakan Make Up Kadaluarsa: Risiko dari Segi Kesehatan dan Estetika
- Ciri-ciri Make Up Kadaluarsa (Expired): Kenali Sejak Dini!
- FAQ Seputar Make Up Kadaluarsa – Mitos, Fakta, dan Saran Ahli
- Q: Kalau make up expired tapi masih tampak normal, apa tetap boleh dipakai?
- Q: Apa efek segera jika nekat memakai make up expired?
- Q: Aman nggak memakai kosmetik expired sekadar “sebentar” atau “hanya di luar kulit”?
- Q: Apakah make up yang expired bisa didaur ulang atau dimanfaatkan kembali?
- Cara Memanfaatkan dan Daur Ulang Bedak Kadaluarsa
- Cara Membuang dan Mendaur Ulang Kosmetik Kadaluarsa dengan Benar
- Tips Penyimpanan Agar Make Up Awet dan Tahan Lama
- Regulasi dan Standar BPOM Mengenai Masa Kadaluarsa Kosmetik
- Penutup: Jadi, Apakah Make Up Kadaluarsa Masih Bisa Dipakai?
Yuk, simak ulasan super lengkap dan mudah dipahami tentang make up kadaluarsa, mulai dari membuat kita paham apa itu kedaluwarsa dan PAO, cara ceknya, ciri-ciri kosmetik yang sudah tidak layak pakai, efek samping memakai kosmetik expired, mitos vs fakta soal keamanan make up kadaluarsa, masa pakai berbagai jenis produk, cara memanfaatkan bedak expired, hingga tips agar kosmetik tetap awet. Bacaan ini cocok banget buat kamu yang peduli kesehatan kulit, sekaligus ingin jadi pengguna kosmetik yang berpengetahuan, bijak, dan bertanggung jawab.
Pengertian Kadaluarsa pada Make Up & Konsep PAO
Apa itu Kadaluarsa Kosmetik?
Kadaluarsa pada kosmetik adalah batas waktu aman sebuah produk untuk digunakan sesuai jaminan produsen. Setelah melewati tanggal tersebut, kualitas, keamanan, dan efektivitasnya tidak lagi dijamin. Meskipun beberapa bahan kosmetik bisa awet lebih lama, namun kandungan aktif (seperti pengawet, pewarna, vitamin) biasanya mulai menurun stabilitasnya sehingga risiko reaksi negatif pada kulit meningkat.
Selain tanggal kadaluarsa (expired date), ada istilah penting lain, yaitu Period After Opening (PAO). PAO menandakan berapa lama kosmetik masih boleh dipakai sejak pertama kali kemasan dibuka. Informasi PAO sangat penting, apalagi produk-produk tanpa bahan pengawet atau yang mengandung bahan alami.
Ilustrasi Simbol PAO dan Tanggal Expired:
- Simbol jar terbuka + 6M ➔ Aman digunakan 6 bulan setelah dibuka
- Tertulis “EXP 10/2025” ➔ Aman dipakai sampai Oktober 2025 jika kemasan belum dibuka
Kesimpulannya, makeup akan expired dalam dua kondisi:
- Melewati tanggal kadaluarsa (belum/sebelum dibuka)
- Melebihi periode PAO sejak segel dibuka (walau sebelum tanggal expired)
Fungsi Tanggal Kedaluwarsa dan PAO pada Kosmetik
Tanggal kadaluarsa bertujuan memastikan keamanan produk bagi konsumen. Tidak hanya soal kualitas, tapi juga mencegah potensi bahaya seperti kontaminasi mikroba (bakteri/jamur) hingga iritasi atau infeksi kulit. Sedangkan, PAO memperhitungkan risiko kontaminasi setelah produk terpapar udara, tangan, atau alat aplikator. Setiap kali produk dibuka dan digunakan, bakteri dari lingkungan atau permukaan kulit bisa masuk, sehingga produk jadi berisiko rusak lebih cepat.
Regulasi di Indonesia mewajibkan produsen mencantumkan kedua informasi tersebut di kemasan produk, untuk kosmetik lokal maupun impor. Jika kamu nggak menemukan tanggal kadaluarsa atau simbol PAO di kemasan, sebaiknya pertimbangkan untuk tidak menggunakan produk tersebut, sebab bisa jadi itu produk ilegal atau belum memenuhi regulasi BPOM!
Cara Mengecek Tanggal Kadaluarsa Make Up dan Kosmetik
1. Cek Label Kemasan
Langkah pertama dan paling mudah adalah memeriksa label pada kemasan: cari tulisan “Expired Date”, “EXP”, “Best before”, atau “Baik digunakan sebelum”. Format tanggal biasanya:
- Hari/Bulan/Tahun (dd/mm/yyyy)
- Bulan/Tahun (mm/yyyy)
Contoh: EXP 07/25 artinya kedaluwarsa bulan Juli 2025.
2. Cari Simbol PAO
Simbol jar terbuka dengan angka + M (bulan) menunjukkan masa pakai setelah dibuka. Misal “12M” artinya produk aman hingga 12 bulan setelah kemasan dibuka pertama kali. Mulai catat tanggal saat kamu pertama buka produk ya!
3. Barcode atau Kode Produksi
Beberapa kosmetik luar negeri menggunakan barcode atau kode lot/batch sebagai kode produksi dan masa berlaku. Kamu bisa cek expired date dengan:
- Menggunakan scanner atau aplikasi barcode di HP,
- Mengunjungi situs resmi produsen,
- Memasukkan kode di situs seperti [checkcosmetic.net][4†source][6†source].
4. Fisik dan Kondisi Produk
Jika label atau barcode pudar, cek juga perubahan fisik seperti:
- Perubahan warna, tekstur, atau bau,
- Muncul jamur, bercak asing, atau produk menggumpal,
- Kesesuaian dengan masa simpan produk (lihat daftar PAO produk di tabel bawah).
Tabel: Simbol Kadaluarsa dan Cara Cek-nya
| Simbol/Keterangan | Letak pada Kemasan | Artinya |
|---|---|---|
| Tanggal Expired/EXP | Belakang/bawah samping | Tanggal terakhir produk aman dipakai |
| PAO (contoh: 12M) | Dekat label/tutup | Masa pakai setelah dibuka: 12 bulan |
| Barcode/Kode produksi | Bagian bawah/kemasan | Dapat dicek online untuk detail expired |
| Simbol jam pasir | Kemasan kecil | Digunakan pada produk dengan shelf life < 30 bulan |
| Batch/Lot Number | Belakang/bawah | Info untuk penelusuran masa produksi |
Penjelasan:
Pahami semua simbol di atas untuk memastikan keamanan produk yang kamu pakai, apalagi jika membeli kosmetik secara online, preloved, atau produk luar negeri.
Masa Pakai Makeup Setelah Dibuka (Period After Opening/PAO): Panduan Lengkap
PAO adalah masa aman penggunaan kosmetik setelah kemasan pertama kali dibuka, terlepas dari tanggal expired yang tercantum. Masa pakai berbeda tergantung jenis produk, bahan penyusun, kandungan air, dan cara penyimpanan. Berikut masa pakai umum berdasarkan kategori make up setelah dibuka:
| Produk Make Up | Masa PAO setelah DIBUKA | Keterangan |
|---|---|---|
| Maskara | 3–6 bulan | Cepat terkontaminasi, area mata sensitif |
| Eyeliner cair/gel | 3–6 bulan | Rentan bakteri, apalagi jika sering buka tutup |
| Eyeliner pensil | 1 tahun | Asal sering diraut dan bersih, masa pakai lebih lama |
| Eyeshadow padat | 1–2 tahun | Tahan lama, rendah air, tapi tetap cek kebersihan |
| Eyeshadow krim | 12–18 bulan | Lebih cepat expired dibanding yang padat |
| Foundation cair/krim | 12–18 bulan | Cek jika ada perubahan tekstur/lapisan |
| Concealer | 12–18 bulan | Sama dengan foundation |
| Bedak tabur/padat | 2 tahun | Jika tidak lembap dan tetap bersih |
| Blush on padat | 2 tahun | Mirip bedak |
| Blush on krim | 12–18 bulan | Lebih cepat berubah tekstur |
| Lipstik/lipgloss | 1 tahun | Segera buang jika tekstur kering atau berbau aneh |
| Lip liner pensil | >1 tahun | Asal sering diraut |
| Kuteks (nail polish) | 1–2 tahun | Gumpal atau tidak merata ➔ buang |
| Parfum | 8–10 tahun | Jika warna dan aroma berubah, buang |
| Produk tanpa pengawet | 6–12 bulan | Hanya bertahan singkat, perhatikan instruksi di label |
Keterangan Penting:
Masa pakai di atas adalah rata-rata, bisa lebih pendek jika produk sering terpapar udara, sinar matahari, atau terkontaminasi alat yang kotor. Makeup tanpa pengawet atau campuran bahan alami cenderung lebih pendek masa simpannya.
Expired Makeup Berapa Lama? Ini Perincian Masa Kadaluarsa Berdasarkan Jenisnya
Setiap produk punya masa simpan berbeda meski sama-sama kategori make up. Tabel berikut membantu kamu mengenali masa expired resmi berbagai jenis kosmetik:
| Jenis Produk | Masa Simpan dalam Keadaan BELUM DIBUKA | Ciri-ciri Kedaluwarsa |
|---|---|---|
| Maskara, Eyeliner Cair | 2–3 tahun (jika tersegel) | Bau berubah, kental, kering, gumpal |
| Foundation cair/krim | 2–3 tahun | Terpisah lapisan, bau tidak sedap, warna berubah |
| Bedak tabur/padat | Hingga 3 tahun | Gumpal, bau/basah, tidak menempel |
| Eyeshadow padat | Hingga 3 tahun | Pigmen pudar, keras, sulit menempel |
| Lipstik | 2–3 tahun | Kering, lunak, aroma tengik |
| Blush on padat | 2 tahun | Retak, rapuh, permukaan kasar |
| Makeup krim/liquid | 1–2 tahun | Mudah dipisah lapisan, mengental/memudar |
| Nail polish | 2 tahun | Mengental/gumpal setelah dikocok |
| Parfum | Sampai 10 tahun | Warna dan aroma terkadang berubah saat teroksidasi |
Catatan:
Setelah dibuka, gunakan masa PAO masing-masing produk di atas untuk menghitung batas aman pemakaian.
Efek Menggunakan Make Up Kadaluarsa: Risiko dari Segi Kesehatan dan Estetika
Walau kadang “belum kelihatan rusak”, make up expired tetap berbahaya—khususnya untuk jangka panjang. Berikut efek kesehatan dan kualitas yang perlu diwaspadai jika nekat memakai make up kadaluarsa:
Risiko Kesehatan (Kulit dan Mata)
- Iritasi kulit: kemerahan, gatal, perih, hingga ruam atau dermatitis kontak.
- Jerawat: pori-pori bisa tersumbat oleh minyak/kandungan yang berubah sehingga memicu breakout parah.
- Alergi: komposisi bahan yang berubah bisa menimbulkan alergi, mulai dari bengkak, ruam, hingga reaksi berat pada mereka yang sensitif.
- Infeksi bakteri/jamur: maskara, eyeliner, atau bedak yang sudah terkontaminasi bisa memicu infeksi, bahkan di mata (misal konjungtivitis atau bintitan).
- Herpes simplex (di bibir/mulut): virus ini bisa menular sembari menggunakan lipstik atau lip balm expired.
- Reaksi sistemik: kosmetik expired bisa mengandung mikroba patogen yang memproduksi toksin berbahaya.
Dampak Estetika/Kualitas Produk
- Performa berkurang: warna jadi pudar dan susah menempel di kulit.
- Perubahan tekstur: produk menggumpal, cairan terpisah, permukaan bedak jadi kasar atau tidak rata.
- Bau aneh: aroma asam, tengik, apek, atau busuk adalah tanda pasti produk sudah tidak layak pakai.
- Formula tidak stabil: terutama produk cair/krim, bikin make up makin cepat luntur atau jadi oksidasi (warna berubah jadi oranye/gelap).
Intinya, memakai make up kadaluarsa bukan cuma sekadar “tidak efektif”, tapi juga bikin peluang infeksi dan reaksi negatif jauh lebih besar!
Baca juga: 17 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami
Ciri-ciri Make Up Kadaluarsa (Expired): Kenali Sejak Dini!
Kadangkala sebelum tanggal expired atau masa PAO habis, make up sudah tidak layak digunakan karena berbagai faktor. Kenali ciri fisik dan performa berikut:
- Perubahan warna: Produk makin kusam, gelap, keabu-abuan, atau “menguning”
- Perubahan bau: Apek, asam, bau minyak tengik, bahkan busuk
- Tekstur berubah: Dari halus jadi gumpal/kasar, bedak jadi keras/lembek, maskara mengering atau meleber
- Permukaan ada noda/bercak asing: Bisa jadi berkembangnya jamur/bakteri/muncul bintik hitam/abu-abu/hijau
- Produk cair terpisah: Foundation/concealer berminyak terpisah dari cairan utamanya
- Tidak menempel sempurna/hasil cakey: Bedak susah dibaur, hasil “patchy”
- Tumbuh jamur: Baik pada produk atau aplikatornya (kuas, sponge)
- Kemasan rusak atau bocor: Bisa jadi tanda produk terpapar udara luar terlalu lama
Jika ada satu saja gejala di atas, segeralah buang produk walaupun tanggal expired masih jauh. Ini lebih aman ketimbang risiko infeksi bakteri atau reaksi kulit.
FAQ Seputar Make Up Kadaluarsa – Mitos, Fakta, dan Saran Ahli
Q: Kalau make up expired tapi masih tampak normal, apa tetap boleh dipakai?
A: Menurut dermatolog, meskipun produk kelihatan “masih bagus”, sebenarnya stabilitas bahan aktif ataupun pengawet sudah menurun setelah melewati tanggal expired atau masa PAO. Resiko kontaminasi mikroba meningkat drastis, terutama untuk produk yang sering terkena tangan atau udara (maskara, bedak, lipstick). Jadi, gunakan produk SELAMA masih masuk masa PAO dan expired, plus tampilan fisik baik. Begitu salah satu aspek bermasalah, langsung hentikan pemakaian.
Q: Apa efek segera jika nekat memakai make up expired?
A: Bisa timbul gatal, ruam, jerawat, bengkak, rasa panas, infeksi kulit/mata, atau bahkan reaksi alergi dan dermatitis. Beberapa efek mungkin terjadi dalam beberapa jam saja, walau ada juga yang muncul setelah beberapa hari/pemakaian berulang.
Q: Aman nggak memakai kosmetik expired sekadar “sebentar” atau “hanya di luar kulit”?
A: Tidak disarankan, terutama produk berbahan air, minyak, atau yang dipakai di area sensitif (mata/bibir). Kontaminasi cepat terjadi walau baru sedikit pemakaian, dan infeksi kulit/mata bisa muncul mendadak.
Q: Apakah make up yang expired bisa didaur ulang atau dimanfaatkan kembali?
A: Tidak untuk fungsi kosmetik di kulit! Tapi, masih bisa didaur ulang untuk kegunaan lain (lihat trik pemanfaatan bedak expired di bagian selanjutnya).
Cara Memanfaatkan dan Daur Ulang Bedak Kadaluarsa
Kadang, membuang bedak lumayan penuh memang bikin sayang. Untungnya, kamu masih bisa “menyelamatkan” bedak expired untuk fungsi selain kecantikan wajah. Beberapa alternatif pemanfaatan bedak kadaluarsa:
- Sebagai penyerap bau di sepatu atau lemari: taburkan bedak kadaluarsa untuk menyerap kelembapan dan bau tak sedap.
- Pembersih noda minyak: bedak bisa menyerap minyak di pakaian sebelum dicuci.
- Penghilang lembap di buku atau benda kertas: taburkan bedak dan diamkan, lalu bersihkan.
- DIY Dry Shampoo: bedak tabur/flour/kombinasi dengan baking soda bisa dipakai sebagai dry shampoo darurat.
Catatan: Jangan gunakan bedak yang sudah berjamur atau berubah warna untuk area tubuh, apalagi kulit sensitif. Penggunaan hanya untuk benda mati, bukan untuk kulit (khususnya bayi/anak)!
Cara Membuang dan Mendaur Ulang Kosmetik Kadaluarsa dengan Benar
Mengelola limbah makeup benar-benar penting—jangan dibuang sembarangan! Banyak produk kosmetik mengandung bahan kimia seperti mikroplastik, merkuri, siloksan, BHA, BHT, dan paraben yang berbahaya bagi lingkungan jika masuk ke saluran air atau tanah. Berikut tips daur ulang makeup kadaluarsa:
- Pisahkan kemasan dan isinya: Kosmetika dibuang ke limbah B3 khusus via layanan pengelolaan limbah yang tersertifikasi.
- Bersihkan dulu kemasan: sebelum didaur ulang, pastikan isi produk sudah dibersihkan dari kemasan.
- Ikut program recycling: beberapa brand besar sudah punya program daur ulang kosmetik (misal produk Garnier via TerraCycle).
- Gunakan wadah refillable: cara ini bisa mengurangi limbah plastik dari kemasan kosmetik.
Jangan membuang produk cair/makeup ke saluran air! Bahan seperti microbeads dan paraben memberikan efek jangka panjang bagi ekosistem air dan tanah.
Tips Penyimpanan Agar Make Up Awet dan Tahan Lama
Cara kamu menyimpan makeup benar-benar menentukan daya tahan, kualitas, dan keamanan produk. Berikut tips jitu agar produk tetap awet:
- Jauhkan dari sinar matahari langsung
Paparan matahari mempercepat oksidasi dan merusak bahan aktif, terutama foundation cair, krim, dan lipstik. - Simpan di tempat sejuk dan kering
Hindari kamar mandi yang lembap. Suhu tetap stabil, nggak panas atau terlalu lembap. - Gunakan kotak organizer
Pilih organizer kosmetik dari akrilik atau plastik tebal, lebih tahan panas dan mudah diatur. - Tutup rapat kemasan setiap selesai digunakan
Mencegah masuknya udara, debu, dan bakteri. - Bersihkan kuas dan spons secara rutin (seminggu sekali minimum)
Kuas/spons kotor adalah sarang bakteri dan mempercepat produk menjadi expired. - Jangan menyentuh produk dengan tangan langsung
Untuk produk jar, gunakan spatula bersih. - Labeli tanggal pembukaan
Tempel stiker kecil pada produk dengan catatan “tanggal pertama dibuka” sebagai pengingat PAO. - Pisahkan produk berdasarkan jenis dan kemas di wadah terpisah (terutama produk cair/krim)
Jika bisa, simpan produk sensitif seperti serum atau cream di beauty fridge.
Kebiasaan di atas membantu memperlambat proses rusaknya produk, mengoptimalkan masa pakai sesuai label, sekaligus menurunkan risiko infeksi kulit!
Regulasi dan Standar BPOM Mengenai Masa Kadaluarsa Kosmetik
Indonesia punya aturan tegas melalui BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) terkait masa simpan kosmetik:
- Wajib mencantumkan masa kadaluarsa dan PAO di kemasan utama dan sekunder.
- Produk yang melewati kadaluarsa wajib ditarik dari peredaran/distribusi.
- Sanksi bagi pelaku usaha jika menjual atau menggunakan produk expired, termasuk denda, pemusnahan, pencabutan izin edar, dan publikasi ke masyarakat.
- Informasi legal dan keamanan harus mudah ditemukan dan dibaca konsumen.
- Penyimpanan produk kosmetik di fasilitas produksi dan distribusi harus sesuai standar sanitasi dan lingkungan demi menghindari kerusakan produk.
Regulasi ini bertujuan melindungi konsumen dari bahan kimia atau mikroba berbahaya yang mulai berkembang pada produk yang sudah tidak layak pakai. Jangan tertipu dengan harga murah produk diskon yang ternyata sudah expired!
Penutup: Jadi, Apakah Make Up Kadaluarsa Masih Bisa Dipakai?
Sekarang sudah jelas jawabannya: tidak direkomendasikan untuk memakai make up kadaluarsa, baik dari segi expired date maupun masa PAO, walaupun “masih bagus secara visual”. Risiko mulai dari iritasi, infeksi kulit/mata, alergi, jerawat, hingga efek jangka panjang pada kesehatan kulit jauh lebih tinggi dibanding manfaat hemat atau sayang membuang produk. Lebih baik teliti dan disiplin membuang makeup expired, memanfaatkan kembali secara kreatif untuk kegunaan lain, serta selalu cek masa pakai sebelum membeli/memakai produk baru. Lakukan penyimpanan dengan benar agar setiap produk kecantikanmu lebih awet, hemat, dan tentu saja aman digunakan.
Ingat, kecantikan kulit dimulai dari kebersihan dan keamanan produk. Jangan berjudi dengan kulitmu—buang yang expired, rawat yang masih layak.
Yuk, jadi konsumen cerdas, edukasi teman-teman beauty enthusiast, dan bantu lingkungan dengan mengelola limbah kosmetik secara bijak!
Kamu punya pengalaman unik soal make up kadaluarsa atau trik agar produk tetap awet? Share di kolom komentar ya!
Semoga artikel ini bantu kamu jadi lebih sehat, cerdas, dan stylish tanpa risiko kulit!
#makeupkadaluarsa #kosmetikexpired #expiredmakeup #bedakexpired #cekmasakosmetik #sehatcantik #bpom #tipskecantikan



