KONTRIBUSI UNTUK NEGRI, DPP PEMUDA LIRA GELAR SEMINAR NASIONAL BUDAYA NUSANTARA

BOGOR, FOKUS.CO.ID – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (Pemuda LIRA) gelar seminar kebudayaan bertempat di gedung tegar beriman kabupaten bogor, pada senin 12 Juni 2017. Seminar tersebut mengangkat tema “Merangkai Budaya Yang Terserak” dengan narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Ketua Pelaksana kegiatan, Kusnadi mengungkapkan bahwa acara ini merupakan salah satu bentuk kontribusi organisasi terhadap negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan juga sebagai wujud kepedulian terhadap persoalan isu kebudayaan.

“Seminar kebudayaan yang kami lakukan ini merupakan langkah kongkrit untuk menanamkan kembali nilai-nilai dan bentuk kebudayaan yang terlupakan oleh pengaruh kemajuan global. Budaya yang seharusnya kita lestarikan sebagai warisan nenek moyang kita terdahulu malah terlupakan begitu saja, sangat tidak manusiawi jika warisan nenek moyang tersebut harus dilupakan, jika saja nenek moyang kita masih hidup pasti akan marah dan akan sangat bersedih melihatnya”. Ujar Kusnadi.

Sementara itu Indra Lesmana Ketua Umum DPP Pemuda LIRA dalam sambutannya mengungkapkan jika ia berharap kelak Indonesia memiliki satu budaya sebagai identitas rakyat Indonesia sebagaimana bahasa dan bangsa yang satu, Indonesia.

“Saya berharap kedepan pemuda Indonesia bisa merumuskan budaya bangsa yang satu, yaitu budaya Indonesia, sebagaimana Bahasa Indonesia dan Bangsa Indonesia,” tutur Indra.

Indra menambahkan, Indonesia memiliki ragam budaya sehingga walaupun bangsa dan bahasa sudah satu tetapi masih saja persoalan yang menimpa sebagian generasi muda seperti narkoba, separatisme, dan terorisme masih saja menggejala di Indonesia. Oleh karena itu ia berharap agar kelak pemuda Indonesia melahirkan budaya yang satu, yaitu budaya Indonesia.

“Budaya yang satu  tidak bertujuan memusnahkan budaya-budaya yang sudah ada dan berkembang, layaknya bahasa dan bangsa Indonesia yang disatukan namun bahasa-bahasa daerah dan bangsa-bangsa di kepulauan-kepulauan di seluruh Indonesia tetap lestari,” terang Indra.

Sependapat dengan Indra, Budayawan Bogor H. Karyawan Faturahman, SH., MH. yang akrab disapa Ki Karpat dalam pemaparannya  mengungkapkan jika kebudayaan yang sudah ada dan berkembang di tengah-tengah masyarakat jangan sampai hilang apalagi dihilangkan.

“Saya mengapresiasi agenda kegiatan ini mengingat menurut saya isu-isu kebudayaan akan selalu menarik dan eksis dalam segala jaman. Tetapi saya tidak sependapat jika budaya yang sudah ada dan berkembang ditengah-tengah masyarakat hilang apalagi sampai sengaja dihilangkan,” papar Ki Karpat.

Hadir pada kesempatan yang sama Kabid Puslitbang Kementrian Desa, PDT, dan Transmigrasi, DR. Ramli, Sp.d., M.Pd dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga yang diwakili oleh Asdep Iptek dan Imtaq Kepemudaan, Esa Sukmawijaya, SP., M.Si yang juga menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi.

Dalam sambutannnya Eka menantang Pemuda LIRA untuk mencari pemuda kreatif dibidangnya yang dapat mengangkat perekonomian masyarakat di desanya. “Saya tantang pemuda LIRA untuk mencari pemuda-pemuda di seluruh Indonesia yang kreatif dan mampu mengangkat perekonomian masyarakat desa,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.