PEDULI RIAT BUAT INSAN PERS

Jakarta, Pengadegan14 – Setelah meresmikan Rumah Internet Atmanto (RIAT) setahun lalu, RIAT pun  melatih para penyandang tunanetra di Jakarta Selatan, serta  memberi kemudahan para insan pers memanfaatkan RIAT melatih dan melakukan kegiatan jurnalistik, diskusi seputar kemajuan teknologi informasi dan masalahnya.

RIAT yang menggandeng generasi muda tunanetra yang tergabung dalam Kartunet (Karya Tuna Netra), itu memang didirikan untuk memberdayakan  para penyandang disabilitas visual (tunanetra) agar mampu mandiri dengan pemanfaatan teknologi khususnya internet.

‘’Kami memang peduli bagi kaum disabilitas ini, di samping itu  kami juga peduli pada insan pers yang ingin meningkatkan  keahliannya dalam kegiatan jurnalistik. Jadi, kami mendukung sepenuhnya ‘’jayakartanews.com’’ dengan sindikasinya, netralitas.com, kabar7.com, EfekGila.com, Focus.com, NusantaraNews.com dan Warta Banten,’’ ucap Ami Atmanto,  desainer kebaya yang juga bersama puteranya Faiz Atmanto mendirikan RIAT ini sebagai wujud nyata kepedulian keluarga mereke terhadap perkembangan teknologi informasi ini.

Kaum difabel ini  tidak hanya dilatih menjalankan program komputer, tapi juga pelatihan marketing. “Targetnya, mereka nanti bisa mandiri, bisa bekerja mencari uang, tanpa perlu keluar rumah,” ucap Faiz Atmanto, Pimpinan RIAT ini saat  membuka Pelatihan Menulis Feature ‘’www.jayakartanews.com di  RIAT, Jalan Pengadegan Utara, Cikoko, Jakarta Selatan 11-12 Maret lalu.

Menurut Amy, di rumah berukuran 400 meter persegi yang terdiri dari dua lantai itu nantinya di lantai atas akan diisi kegiatan para blogger. “Mereka akan beraktivitas di sini dengan dukungan RIAT,” tutur Ami Atmanto yang banyak melakukan kegiatan sosial ini.

Amy menjelaskan, gagasan membangun RIAT ini  sejalan dengan misi suaminya, Indar Atmanto, yang juga pernah menerima penghargaan Presiden RI tahun 2010 atas pengabdiannya dalam mengembangkan layanan ‘’broadband internet’’ di Tanah air, khususnya di bidang internet untuk memberdayakan masyarakat khususnya penyandang keterbatasan visual. Diharapkan pula,  kegiatan RIAT ini dapat menjadi bagian dari Revolusi Digital yang dicanangkan  Presiden Joko Widodo.

“Adapun misi Rumah Internet Atmanto (RIAT) yang didirikan  Adam Atmanto dan Faiz Atmanto adalah menyediakan solusi praktis yang dihadapi para disabilitas visual dengan bantuan teknologi. Tujuannya, memberikan nilai lebih kepada masyarakat dan lingkungan, khususnya para penyandang disabilitas,” ujar Amy.

Materi pelatihan meliputi internet dan internet marketing. Diharapkan setelah pelatihan, peserta pelatihan dapat mempraktekan ilmunya dalam merintis pilihan masa depan sebagai internetpreneur atau bekerja sebagai karyawan.

Amy menyatakan pelatihan ini sejalan dengan diberlakukannya Undang-Undang  Penyandang Disabilitas. “Pelatihan Internet Tunanetra ini dilakukan sebagai bagian dari visi kami untuk memberdayakan saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan visual agar dapat mandiri dan mengurangi ketergantungan ekonomi kepada orang lain,” kata dia.

Pemerhati sosial kemasyarakatan, Yenni Wahid yang juga Ketua The Wahid Insitute menyambut baik adanya inisiatif pelatihan ini, “Saya memberi apresiasi atas dilaksanakannya program pelatihan internet bagi tunanetra. Saya juga ingin mengajak elemen masyarakat, perusahaan dan pemerintah untuk mendukung kegiatan mulia ini. Apapun bentuk partisipasi Anda akan sangat berarti untuk keberlangsungan program pemberdayaan bagi saudara kita dengan keterbatasan visual”.
Tunanetra Dilatih Jadi Melek Internet

Pelatihan Tunanetra yang jadi melek Internet   30 Mei 2016 lalu itu, adalah realisasi peduli  dan respon positif Keluarga Atmanto terhadap  salah satu pasal di pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang layak. Ditambah dengan disahkannya Rancangan Undang-Undang  tentang Penyandang Disabilitas yang aja disahkan komisi VIII DPR RI.

RIAT  menggelar pelatihan bagi  generasi muda Tuna Netra yang tergabung dalam Kartunet (Karya Tuna Netra) ini bertujuan memberdayakan penyandang disabilitas visual (tuna netra) agar mampu  mandiri dengan pemanfaatan teknologi khususnya internet.

“Jadi misi  Rumah Internet Atmanto (RIAT)  yang didirikan  Adam Atmanto & Faiz Atmanto ini  menyediakan solusi praktis yang dihadapi para disabilitas visual dengan bantuan teknologi. Tujuannya, memberikan nilai lebih kepada masyarakat dan lingkungan, khususnya para penyandang disabilitas,”ujar Faiz Atmanto ketika membuka Pelatihan Menulis Feature Jayakartanews.com di Rumah Internet Atmanto  (RIAT), Jl.Pengadegan Utara, Jakarta Selatan.

Pada kesempatan terpisah Indosat Ooredoo sebagai pendukung kegiatan menyambut baik kegiatan pelatihan internet tunanetra ini. “Kami senantiasa mendukung dan aktif mendorong upaya kreatif dalam memasyarakatkan pemanfaatan layanan internet bagi penyandang disabilitas visual. Masyarakat harus siap menyambut datangnya era digital, tidak terkecuali penyandang tunanetra, untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa melek digital atau Digital Nations”, imbuh Deva, Group Head Corporate Communication PT Indosat Ooredoo.

Rumah Internet Atmanto (RIAT) juga masih membuka pintu yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia untuk turut berpartisipasi memberdayakan teman teman tunanetra. Hal ini nantinya dapat disalurkan melalui  program crowdfunding yang akan diluncurkan segera.

“Kami akan memperluas jangkauan pelatihan ini untuk sahabat-sahabat tunanetra di seluruh wilayah Indonesia dan kami masih membutuhkan tambahan bantuan agar dapat secara berkesinambungan menjalankan kegiaan ini. Kebutuhan-kebutuhan tersebut antara lain tiket pesawat untuk 10 seat perbulan, perangkat, konsumsi selama jalannya pelatihan dan sebagainya. Untuk itu kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat luas maupun perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan CSR”, ujar Amy.

Rumah Internet Atmanto (RIAT) adalah gerakan pemberdayaan masyarakat dengan keterbatasan atau disable. RIAT bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat dalam merealisasikan program-programnya.*** (ks)

Kontak RIAT

Jl. Pengadegan Utara No.14, Jakarta Selatan

Email: riat.jkt.office@gmail.com

Instagram: riat.jkt

Jakarta, Pengadegan14 – Setelah meresmikan Rumah Internet Atmanto (RIAT) setahun lalu, RIAT pun  melatih para penyandang tunanetra di Jakarta Selatan, serta  memberi kemudahan para insan pers memanfaatkan RIAT melatih dan melakukan kegiatan jurnalistik, diskusi seputar kemajuan teknologi informasi dan masalahnya.

RIAT yang menggandeng generasi muda tunanetra yang tergabung dalam Kartunet (Karya Tuna Netra), itu memang didirikan untuk memberdayakan  para penyandang disabilitas visual (tunanetra) agar mampu mandiri dengan pemanfaatan teknologi khususnya internet.

‘’Kami memang peduli bagi kaum disabilitas ini, di samping itu  kami juga peduli pada insan pers yang ingin meningkatkan  keahliannya dalam kegiatan jurnalistik. Jadi, kami mendukung sepenuhnya ‘’jayakartanews.com’’ dengan sindikasinya, netralitas.com, kabar7.com, EfekGila.com, Focus.com, NusantaraNews.com dan Warta Banten,’’ ucap Ami Atmanto,  desainer kebaya yang juga bersama puteranya Faiz Atmanto mendirikan RIAT ini sebagai wujud nyata kepedulian keluarga mereke terhadap perkembangan teknologi informasi ini.

Kaum difabel ini  tidak hanya dilatih menjalankan program komputer, tapi juga pelatihan marketing. “Targetnya, mereka nanti bisa mandiri, bisa bekerja mencari uang, tanpa perlu keluar rumah,” ucap Faiz Atmanto, Pimpinan RIAT ini saat  membuka Pelatihan Menulis Feature ‘’www.jayakartanews.com di  RIAT, Jalan Pengadegan Utara, Cikoko, Jakarta Selatan 11-12 Maret lalu.

Menurut Amy, di rumah berukuran 400 meter persegi yang terdiri dari dua lantai itu nantinya di lantai atas akan diisi kegiatan para blogger. “Mereka akan beraktivitas di sini dengan dukungan RIAT,” tutur Ami Atmanto yang banyak melakukan kegiatan sosial ini.

Amy menjelaskan, gagasan membangun RIAT ini  sejalan dengan misi suaminya, Indar Atmanto, yang juga pernah menerima penghargaan Presiden RI tahun 2010 atas pengabdiannya dalam mengembangkan layanan ‘’broadband internet’’ di Tanah air, khususnya di bidang internet untuk memberdayakan masyarakat khususnya penyandang keterbatasan visual. Diharapkan pula,  kegiatan RIAT ini dapat menjadi bagian dari Revolusi Digital yang dicanangkan  Presiden Joko Widodo.

“Adapun misi Rumah Internet Atmanto (RIAT) yang didirikan  Adam Atmanto dan Faiz Atmanto adalah menyediakan solusi praktis yang dihadapi para disabilitas visual dengan bantuan teknologi. Tujuannya, memberikan nilai lebih kepada masyarakat dan lingkungan, khususnya para penyandang disabilitas,” ujar Amy.

Materi pelatihan meliputi internet dan internet marketing. Diharapkan setelah pelatihan, peserta pelatihan dapat mempraktekan ilmunya dalam merintis pilihan masa depan sebagai internetpreneur atau bekerja sebagai karyawan.

Amy menyatakan pelatihan ini sejalan dengan diberlakukannya Undang-Undang  Penyandang Disabilitas. “Pelatihan Internet Tunanetra ini dilakukan sebagai bagian dari visi kami untuk memberdayakan saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan visual agar dapat mandiri dan mengurangi ketergantungan ekonomi kepada orang lain,” kata dia.

Pemerhati sosial kemasyarakatan, Yenni Wahid yang juga Ketua The Wahid Insitute menyambut baik adanya inisiatif pelatihan ini, “Saya memberi apresiasi atas dilaksanakannya program pelatihan internet bagi tunanetra. Saya juga ingin mengajak elemen masyarakat, perusahaan dan pemerintah untuk mendukung kegiatan mulia ini. Apapun bentuk partisipasi Anda akan sangat berarti untuk keberlangsungan program pemberdayaan bagi saudara kita dengan keterbatasan visual”.
Tunanetra Dilatih Jadi Melek Internet

Pelatihan Tunanetra yang jadi melek Internet   30 Mei 2016 lalu itu, adalah realisasi peduli  dan respon positif Keluarga Atmanto terhadap  salah satu pasal di pembukaan UUD 1945 yang menyatakan bahwa setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan dan pekerjaan yang layak. Ditambah dengan disahkannya Rancangan Undang-Undang  tentang Penyandang Disabilitas yang aja disahkan komisi VIII DPR RI.

RIAT  menggelar pelatihan bagi  generasi muda Tuna Netra yang tergabung dalam Kartunet (Karya Tuna Netra) ini bertujuan memberdayakan penyandang disabilitas visual (tuna netra) agar mampu  mandiri dengan pemanfaatan teknologi khususnya internet.

“Jadi misi  Rumah Internet Atmanto (RIAT)  yang didirikan  Adam Atmanto & Faiz Atmanto ini  menyediakan solusi praktis yang dihadapi para disabilitas visual dengan bantuan teknologi. Tujuannya, memberikan nilai lebih kepada masyarakat dan lingkungan, khususnya para penyandang disabilitas,”ujar Faiz Atmanto ketika membuka Pelatihan Menulis Feature Jayakartanews.com di Rumah Internet Atmanto  (RIAT), Jl.Pengadegan Utara, Jakarta Selatan.

Pada kesempatan terpisah Indosat Ooredoo sebagai pendukung kegiatan menyambut baik kegiatan pelatihan internet tunanetra ini. “Kami senantiasa mendukung dan aktif mendorong upaya kreatif dalam memasyarakatkan pemanfaatan layanan internet bagi penyandang disabilitas visual. Masyarakat harus siap menyambut datangnya era digital, tidak terkecuali penyandang tunanetra, untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa melek digital atau Digital Nations”, imbuh Deva, Group Head Corporate Communication PT Indosat Ooredoo.

Rumah Internet Atmanto (RIAT) juga masih membuka pintu yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia untuk turut berpartisipasi memberdayakan teman teman tunanetra. Hal ini nantinya dapat disalurkan melalui  program crowdfunding yang akan diluncurkan segera.

“Kami akan memperluas jangkauan pelatihan ini untuk sahabat-sahabat tunanetra di seluruh wilayah Indonesia dan kami masih membutuhkan tambahan bantuan agar dapat secara berkesinambungan menjalankan kegiaan ini. Kebutuhan-kebutuhan tersebut antara lain tiket pesawat untuk 10 seat perbulan, perangkat, konsumsi selama jalannya pelatihan dan sebagainya. Untuk itu kami sangat mengharapkan partisipasi masyarakat luas maupun perusahaan-perusahaan yang ingin melakukan CSR”, ujar Amy.

Rumah Internet Atmanto (RIAT) adalah gerakan pemberdayaan masyarakat dengan keterbatasan atau disable. RIAT bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat dalam merealisasikan program-programnya.*** (ks)

Kontak RIAT

Jl. Pengadegan Utara No.14, Jakarta Selatan

Email: riat.jkt.office@gmail.com

Instagram: riat.jkt

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.