Silaturahim dan Edukasi XCI, Gelaran Kopi Darat Tanpa Mudharat

X-Trail Club Indonesia Tantang Anggotanya Eksplore Potensi Wisata Bekasi

Barisan mobil berotot kekar sore itu berjalan beriringan menembus gerimis keluar dari rest area KM-19 Bekasi Timur menuju kawasan kuliner Cafewalk di Grand Wisata Kabupaten Bekasi dengan tertib. Kemacetan yang terjadi disepanjang tol Jakarta-Cikampek tak membuat rombongan ini menuntut keistimewaan dari pengendara lain dengan tidak semestinya. Pimpinan rombongan yang tidak menggunakan pengawalan ini hanya memasang lampu hazard, tidak ada lampu rotator pun raungan sirene yang memaksa pengendara lain untuk minggir memberi jalan.

“Anggota XCI ini wajib hukumnya mentaati peraturan lalu lintas,” papar Cendro Abiworo Ketua Umum XCI bernomor anggota XCI-518 ini tegas. Hingga rombongan tiba di lokasi kopdar XCI chapter Jakarta Timur dan Bekasi bertema Silaturahmi dan Edukasi di Teripta Milk Bar ketertiban pengguna kendaraan berkapasitas diatas 2.000 cc tak terkesampingkan.

Dalam sambutannya, Sekjen XCI Suwito yang akrab disebut Om Wito menjelaskan kembali tujuan kopdar XCI sebagai aktualisasi dari silaturahmi antar anggota klub. “Kopdar XCI tak sekedar nongkrong, ngopi-ngopi, poto-poto, ngegosip trus pulang. Tapi juga ajang berbagi informasi, diskusi seputar kendaraan, hingga berbagi pengetahuan umum seperti pengetahuan tentang undang-undang lalulintas yang jadi bahasan sore ini.” paparnya dihadapan anggota XCI lintas chapter yang juga dihadiri oleh perwakilan dari chapter Tangerang, Bintaro, Karawang, bahkan perwakilan dari Indonesia Serena Owner Club (ISOC) sebagai klub yang berada dalam satu atap ATPM.

Jelas bukan acara sembarangan, kopdar XCI selalu memberi suasana dan pengalaman baru melalui tema-tema tentative bermanfaat kali ini juga menghadirkan Aiptu Rusyandi dari Unit TKP Lakalantas Polres Bekasi untuk memberikan pengetahuan mengenai sosialisasi penggunaan rotator dan sirene pada kendaraan.

Dalam kesempatan ini Aiptu Rusyandi menjelaskan secara gamblang pasal 59 UU No. 22 tahun 2009 tentang jenis dan penggunaan lampu rotator hingga ketentuan pidana penggunaan rotator tidak semestinya yang diatur dalam pasal 287 ayat 4. “Tidak ada pengecualian dalam penggunaan rotator, ancaman pidananya kurungan satu bulan dan denda dua ratus lima puluh ribu rupiah. Jadi sebaiknya modifikasi harus tertib lalu lintas juga.” Jelas polisi berbadan tegap yang bertugas di wilayah Tambun ini.

Beralih dari bahasan undang-undang lalulintas, diskusi selanjutnya adalah diskusi hal ihwal kendaraan yang dibawakan oleh MPM Auto selaku authorized workshop Nissan X-Trail di Indonesia. Diskusi berjalan seru dan akrab diselingi tepukan dan tawa riuh anggota XCI menghangatkan suhu dingin akibat gerimis yang juga belum berhenti.
Taufik Mansyur (XCI-132) selaku anggota senior mengaku puas dengan suasana guyub yang terjalin di setiap kopdar XCI, “XCI itu ya guyub.” Komentar singkat Taufik disela perbincangannya dengan ketua pelaksana dan aktivis otomotif Bekasi Didik dan Yulikana disusul tawa akrab mereka.

“Banyak hal baik yang ada di Bekasi yang harus ditonjolkan, kami akan terus mengeksplore itu. Tak hanya destinasi wisata, kuliner, ragam seni budaya, tapi juga semua hal baik yang ada di Bekasi termasuk kompak, guyub, dan disiplin berlalulintas.” Cendro, sang ketua umum pemilik profesi di bidang manufaktur yang berencana menggelar Jambore Nasional Otomotif akhir tahun 2016 ini memberi tanggapan seusai sesi poto bersama.

Di penghujung acara ditayangkan paparan kegiatan yang pernah dilakukan XCI oleh Cendro Abiworo yang dilantik menjadi Ketua Umum XCI periode 2015-2017 di Solo. Ternyata banyak hal bermanfaat yang dilakukan klub yang beranggotakan 855 pengguna Nissan X-Trail seluruh Indonesia dan 34 aggotanya berada di Bekasi. “Kami ingin bermanfaat bagi sekitar dimana kami berada bahkan bagi kami sendiri, inilah makna XCI selalu menyelipkan edukasi positif, pencerahan, berbagi kebahagiaan di setiap event kami.” jelas Cendro.

X-Trail Club Indonesia Tantang Anggotanya Eksplore Potensi Wisata Bekasi
Hujan semakin mereda dan hari sudah mulai larut malam. Satu per satu anggota XCI berpamitan kembali ke rumahnya untuk bersiap melanjutkan aktivitas hari pertama dalam seminggu. Tempat yang semula ramai oleh kebersamaan ini pun kembali sepi. Hanya ada kesan kuat yang tertinggal dari keriuhan kopi darat itu, guyub dan bermanfaat. Bravo X-Trail Club Indonesia!!!. (KDC)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.