SEDEKAH SAMPAH: Menggugurkan Kewajiban Menuai Keberkahan

LINGKUNGAN4

Deretan kios kecil sepanjang jalan M Hasibuan selepas dari arah jalan Cut Meutia Kota Bekasi, sekilas tampak biasa saja. Namun ada yang mencolok diantara deretan kios tersebut, sebuah kios dengan tulisan yang terpampang di depannya. “Sedekah Sampah”, begitu bunyi tulisannya.

Dua pria paruh baya tampak sibuk membersihkan botol plastic bekas kemasan air minum sambil duduk di lantai. Sementara seorang pria lainnya mengemas plastik bekas yang sudah bersih kedalam karung-karung besar. Barang yang sudah dikemas tersebut kemudian disimpan di dalam ruangan yang lebih besar.

LINGKUNGAN2

Haji Muhammad HS, adalah penanggung jawab program sedekah sampah yang dilakukan di tempat ini. “Kami mengumpulkan sedekah berupa sampah daur ulang dari masyarakat. Sampah yang kami terima berupa sampah kertas, plastik, dan logam,” jelasnya.

Kesadaran akan hidup bersih dan mengelola lingkungan mendorong dirinya untuk membuat program ‘Sedekah Sampah’. “Kesadaran warga untuk memperhatikan dan mengelola lingkungan umumnya masih rendah, terlihat dengan tidak terfungsinya tong sampah yang sudah diperuntukkan untuk sampah organik, non-organik, dan B3,” terang pak Haji yang juga aktif di sebuah lembaga advokasi masyarakat Bekasi.

Program ‘Sedekah Sampah’ sendiri belum setahun dilaksanakan. Menurut pria kelahiran Jakarta 50 tahun lalu ini, kegiatan ini dilakukan dengan memperkerjakan karyawan dari kalangan pemulung yang jumlahnya tidak menentu, program ini telah mengumpulkan banyak sampah yang sudah siap didistribusikan ke pabrik pengolahan sampah daur ulang.

Hasil dari penjualan sampah daur ulang ini nantinya akan digunakan untuk program social, diantaranya kursus mengemudi mobil bagi masyarakat tidak mampu, hingga mendapatkan SIM secara cuma-cuma. “Setelah mendapatkan SIM mereka bisa bekerja sebagai sopir angkutan umum, instansi atau sopir pribadi. Setidaknya itu bisa mendukung peningkatan ekonomi warga tidak mampu. Setelah mereka bekerja diluar pun mereka masih menyedekahkan sampahnya disini,” lanjut Pak Haji optimis.

LINGKUNGAN3

Mak Bagio, seorang wanita yang sudah berusia lanjut, setiap hari bekerja membersihkan sampah kemasan plastik disini. Ia sangat mensyukuri keberadaan program Sedekah Sampah ini. “Saya bersyukur bisa ikut program ini, lumayan untuk bisa menyambung hidup dengan layak, sekaligus nabung amal,” papar perempuan asal Semarang yang kini hidup sebatang kara ini sambil tersenyum.

Menurut Haji Muhammad HS, ada tiga kebaikan utama dalam program ‘Sedekah Sampah’ ini. Pertama, menunaikan kewajiban seorang Muslim untuk bersedekah. Kedua menunaikan kewajiban seorang Muslim untuk mengelola lingkungan dan sosial masyarakat, dan ketiga membiasakan untuk hidup bersih dan merawat lingkungan sekitar. “Mudah-mudahan program yang sudah mendapat dukungan dari Pak Walikota Bekasi ini menjadi program unggulan yang dimiliki Kota Bekasi,” jelas Pak Haji.

Program ini terbuka bagi masyarakat umum. Siapapun yang ingin mensedekahkan sampahnya ditempat ini tentu akan diterima dengan baik oleh petugas yang berada di tempat ini. “Saya sedang menabung untuk membeli mesin pencacah kemasan plastik supaya nilai jualnya bertambah. Juga menyiapkan untuk menerima sampah organik dari masyarakat yang nantinya akan diolah menjadi kompos,” Pak Haji menjelaskan rencananya untuk setahun kedepan.

LINGKUNGAN7

Selain itu, program ini diharapkan bisa memutus rantai kemiskinan yang terjadi di masyarakat terutama kalangan pemulung. “Harus ada peningkatan taraf hidup saudara-saudara kita ini, ada orang yang sudah bertahun-tahun tetap berprofesi sebagai pemulung dengan penghasilan yang tidak berkembang,”imbuhnya.

Menurut ayah 4 orang anak, visinya kedepan adalah memotong mata rantai kemiskinan yang terjadi akibat ketidak tahuan masyarakat terutama para pemulung dalam mengelola limbah daur ulang. “Semua orang berhak mendapatkan kemajuan dari apa yang sudah diusahakannya,” pungkas Pak Haji yang ramah senyum ini.

CAPRIT SANTOSO

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.