Tampil Cantik dan Glamor dengan Hijab Bahan Satin

SONY DSC

Hijab, merupakan pakaian yang menjadi ciri khas wanita muslim. Hijab adalah busana muslim terusan panjang menutupi seluruh badan kecuali tangan, kaki dan wajah.Penggunaan jenis pakaian ini terkait dengan tuntunan syariat Islam. Pada awal Hijab atau jilbab mulai marak digunakan di Indonesia pada tahun 1980-an, hijab masih dikenal dengan sebutan kerudung.

Di Indonesia, Hijab Style atau gaya berbusana dengan balutan pakaian yang tertutup mengalami perkembangan yang sangat pesat. Terdapat beragam bahan dan mode hijab yang dikenakan oleh para hijaber dengan padu padan outfit modis yang elegan dan cantik. Salah satu jenis bahan hijab yang sedang trend adalah Hijab berbahan Satin.

Satin merupakan jenis kain yang ditenun dengan menggunakan tehnik serat filamen sehingga memiliki ciri khas permukaan yang kinclong mengkilap dan licin. Sementara bagian dalam permukaan satin cenderung matte dan tidak licin. Satin biasa digunakan untuk membuat gaun pesta, gaun pengantin dan sepatu. Namun seiring perkembangan zaman, satin kini juga sangat populer digunakan sebagai bahan hijab.

Penggunaan HIjab berbahan Satin yang lagi trend membuat Siti Aina Nur Annisa (20) mahasiswi Universitas Bhayangkara Bekasi,  juga membuat gadis ini lebih banyak menggunakan hijab berbahan licin ini. “Bahannya mudah diatur dan adem. Satin cocok dengan pakaian formal agar terlihat casual, apalagi untuk ke acara tertentu seperti resepsi atau pesta akan terlihat fashionable sekali.” Tutur Annisa.

Macam-macam bahan satin pun sangat beragam, ada yang polos dan ada yang bermotif, ukurannya ada dua macam yaitu panjang 1 meter dan persegi empat. Untuk jenis mulai dari Satin Duchesse, yaitu bahan yang biasa digunakan untuk pembuatan gaun pesta atau pengantin dan cenderung memiliki sifat kaku, agak berat, namun tetap mengkilap.

Lita Novelia (21), mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi Universitas 45 Bekasi mengatakan bahwa pasmina kain satin sudah jadi primadona di semua kalangan hijaber mulai dari artis, wanita karier hingga pelajar. Tekstur bahan satin yang sedikit kaku membuat pemakaian hijabnya tidak terlalu sulit dan tidak memakan banyak peniti dan aksesoris.

“Saya suka dengan model hijab satin yang sekarang memang banyak dicari, apalagi saya mahasiswi yang sangat memperhatikan fashion. Setiap bepergian, saya terlebih dahulu memilah pakaian apa yang pantas buat saya pakai,” jelas lita.

Satin digemari terutama karena membuat si pemakai terlihat glamor,sensual dan lebih feminim. Kilauan cahaya yang dipantulkan oleh pakaian satin menarik perhatian siapa pun yang melihatnya. Dari segi harga, kain satin ini semakin terjangkau, membuat semakin banyak diminati. Selain itu, satin mempunyai jenis beragam, mulai dari yang kaku biasanya sangat glossy, sampai yang halus dan terlihat matte.

Setidaknya ada 5 jenis Satin yang saat ini banyak digemari dan juga mudah didapatkan. Semisal Satin Jacquad atau disebut Satin Faconne. Jenis ini lebih lembut dan juga lebih lentur, tidak terlalu licin, berpola dan menampilkan kesan berkelas dan elegan.

Selain itu juga ada Satin Delustered atau biasa disebut Satin kulit sutra, diminati karena unik dan bisa dipakai pada kedua sisinya alias bolak-balik. Satin Damask dan terakhir Satin Silk.

Kelebihan lainnya adalah walau tanpa menggunakan aksesoris atau bros, Satin sudah memberikan efek yang glamor dan menawan sehingga mempermudah hijaber untuk tampil trendy. Untuk acara non-formal sebaiknya gunakan hijab satin segi empat polos tanpa korsase maupun detail yang membuatnya semakin kinclong.

Semetara untuk acara formal, resepsi atau pesta, kita bisa sedikit mengkreasikan hijab satin dengan tampilan yang lebih casual yaitu dengan penggunaan aksesoris maupun hiasan lainnya.

Namun Satin juga memiliki kekurangan, terutama untuk perawatan. Tekstur kain Satin lebih rentan, misalnya ketika menggunakan jarum pentul atau peniti. Jika terlalu berlebihan akan memberikan bekas pada hijab satin.

Selain itu bahan ini juga rawan gores. Saat mencuci atau menyetrikanya, harus ekstra hati-hati. Setidaknya gunakan deterjen khusus untuk kain lembut dan air dingin. Hindari penggunaan sikat cuci.

Kain satin yang cenderung licin biasanya membuat hijaber pemula kesulitan untuk membuat kreasi hijab satin yang simple dengan hasil akhir yang maksimal.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan hijab satin, secara keseluruhan penggunaan hijab satin memberikan tampilan berbeda bagi hijaber dan memberikan tantangan tersendiri bagi para pemakainya.

ZAERYNA KARIMA

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.