MIE LIDI: KUDAPAN UNIK YANG MENJANJIKAN

Salah satu makanan ringan yang kini banyak disukai oleh semua golongan usia adalah mie lidi. Lidi-lidi ini merupakan snack cemilan berbentuk kecil memanjang menyerupai lidi pada “sapu lidi”. Makanan ini digemari banyak kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Produk yang diolah dari tepung terigu ini diproses secara higienis dan dicampur dengan bumbu, dan yang pasti tidak menggunakan bahan pengawet.

Traveling adalah konsep yang diusung kudapan ringan dengan label ‘mamanona’ pada kemasannya ini. Bahkan pada setiap varian rasa, ia mencantumkan  nama daerah asal rasa tersebut, sambil mempromosikan petualangan alam dari daerah tersebut tentunya. Beberapa rasa andalannya adalah Mamanona Ikan Teri dari Medan, rasa Keju dari Boyolali, dan rasa Pedas Hiyung Tapin dari Kalimantan. Setiap satu kemasan mie lidi Mamanona dibandrol dengan harga 13 ribu hingga 15 ribu rupiah.

SONY DSC

Adalah Gally Marsiano, seorang pemuda berusia 20 tahun yang menjadi pentolan hadirnya kudapan mie lidi di Bekasi sejak tahun 2009. Walau bukan berasal dari keluarga yang berdarah pengusaha, jiwa dagangnya sudah terlihat sejak bangku SMP hingga SMA. Mulai dari jualan pulsa, makanan ringan, sampai jualan baju dan topi.  “Saya mulai berbisnis sejak tahun 2009. Awal mulai kuliah di Institut Bisnis Nusantara (Binus), bersama teman-teman saya  berbisnis dengan mengusung dengan konsep souvenir,” jelasnya.

Menjalankan usaha tentunya tidak selalu berjalan mulus, pasti ada jatuh bangunnya. Berbagai pengalaman pahit yang pernah dilalui Gally membuat ia semakin mantap mengembangkan usahanya. “Dalam bisnis pasti ada beban, dan terkait financial. Saya tidak boleh mundur. Harus bisa tegap berjalan bangkit lagi. Setelah terjun ke bisnis, saya sudah menetapkan diri menjadi wirausaha. Jadi, tidak terpikir sekalipun bekerja kantoran dan tidak menyerah tentunya,” ucap Gally Marsiano mantap.

Pada awal peluncurannya awal tahun 2015, mie lidi ‘Mamanona’, kudapan ‘lidi-lidian’ ini hanya diperkenalkan kepada orang terdekat saja, mulai dari keluarga, kerabat, teman kampus, dan para tetangganya. Respon yang baik dari orang yang mencicipinya membuat Gally semakin bersemnagat  mempromosikan makanan inovasinya ini ke kalangan yang lebih luas. Masukan dan kritikan dari setiap orang yang mencoba mencicipi rasa khas makanan ini menjadi masukan berharga bagi Gally untuk terus berinovasi.

IMG_20151012_092551Hasil racikannya akan membuat pembeli bisa menebak rasa Mie Lidi yang dinamakan setiap provinsi di Indonesia. Tak tangung-tanggung, bumbu untuk setiap snack Mamanona di datangkan langsung dari setiap daerah yang namanya tercantum pada kemasan. Salah satu andalannya adalah ‘Mamanona Hiyung Tapin’ racikan asli pedasnya dari Kalimantan.

Mie Lidi traveling ini bisa dipesan langsung di dapur produksinya Komplek Perumkar Rs. Islam 1 Blok A No.8 Rt 003 / Rw 01. Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara. Selain itu, makanan ringan ini juga bisa dipesan melalui media sosial dengan akun Instagram @mamanona_id.

Dengan mempekerjakan 2 atau kadang 3 orang karyawan, dan modal bahan baku tak sampai satu juta rupiah, dalam satu minggu produksi Mie Lidi Mamanona menghasilkan 250 hingga 300 kemasan, Omset setiap penjualannya kurang lebih sebesar Rp3.900.000,- dihitung dari kemasan yang laku terjual. Saat ini, Mamanona juga bisa dipasarkan ke sejumlah café yang ada di Bekasi. Mie Lidi travelling juga membuka peluang bagi siapa saja untuk menjadi reseller, dengan pembagian keuntungan sebesar 25 hingga 35 persen.
editTak berbeda dengan berbagai usaha lainnya, kendala utama yang dihadapi usaha Mamanona sampai saat ini adalah ketersediaan modal. Menurut Gally, jika modal yang tersedia cukup, tentu  ia bisa menggenjot produksi Mie Lidi kemasan buatannya ini.

Bagi Gally, Competitor atau pesaing bukanlah ancaman. Pesaing diartikan sebagai teman, karena dari sanalah pengusaha dapat belajar banyak letak kesalahan. Sebanyak apapun competitor, semua kembali lagi pada penilaian konsumen.

ELSI FIDRIANI

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.