Entong Tolo: Robinhood dari Bekasi

Namanya Entong Tolo. Seorang jawara Bekasi yang piawai memainkan jurus-jurus silatnya. Entong Tolo adalah salah satu jawara yang menolak menjadi centengnya para tuan tanah. Ia hidup di Bekasi sekitar tahun 1860-an hingga dibuang ke Manado tahun 1913.

Menurut Ali Anwar, wartawan senior yang juga menjadi sejarawan Bekasi, tindakan para tuan tanah dan para centengnya menimbulkan kemarahan rakyat. Tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa, karena hukum yang berlaku juga lebih memihak kepada tuan tanah. Akhirnya lahirlah para jawara yang prihatin dengan kondisi ini. Diantaranya adalah entong Tolo.

“entong Tolo awalnya adalah seorang pedagang, tapi karena kesewenang-wenangan para tuan tanah, akhirnya ia memutuskan menjadi seorang perampok. Bersama anak buahnya ia merampok para tuan tanah, yang kemudian hasilnya dibagikan kepada penduduk miskin,” papar Ali Anwar.

Menurut Ali Anwar, sebagai jawara, entong Tolo ini sangat pintar dan licin. Susah ditangkap. Pemerintah Hindia belanda tak pernah benar-benar bisa mengadili dan menghukumnya di penjara.

“Biasanya kalau ada anak buah Entong Tolo yang tertangkap, polisi Belanda tak pernah bisa membuktikan keterlibatan Entong Tolo, walaupun di pengadilan dia sudah dihadirkan sebagai saksi,” jelas Ali Anwar.

Akhirnya sekitar tahun 1913, ketika kembali ditangkap Pemerintah Hindia Belanda di daerah Sawangan, Depok, Entong Tolo tidak disidang, tapi pemerintah Belanda langsung membuangnya ke Menado.

Anak buah Entong Tolo yang tersisa tetap melakukan perlawanan terhadap tuan tanah. Sebagian dari mereka juga kemudian bergabung dengan Syarikat Islam, ketika gejolak pergerakan merintis kemerdekaan sudah mulai muncul di berbagai daerah, termasuk di Bekasi.

Selain Entong Tolo, dari daerah Condet juga muncul Robinhood lainnya, yaitu Entong Gendut. Waktu itu wilayah Condet juga merupakan bagian Mester Cornelis, yang terdiri dari Bekasi, Jatinegara, Cawang dan Kebayoran, yang sekarang masuk wilayah DKI Jakarta.

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.