Woroud Sawalha Berlari dengan jilbab

Gadis cantik berusia 22 tahun ini adalah atlit lari jarak pendek asal Palestina. Walau PBB belum mengakui adanya Negara Palestina, namun Komite Olimpiade Internasional mengundang secara khusus 4 atlet Palestina untuk berlaga di Olimpiade 2012 di London, Inggris.

Penampilan Sahalwa menarik mata semua penonton yang menyaksikan ajang adu kecepatan pada nomor 400 meter putri.  Woroud Sahalwa tetap berlari tanpa melepas jilbab, yang menjadi ciri khasnya sebagai wanita muslim. Walau tak berhasil memperoleh medali, tapi kehadirannya Sahalwa dengan melahirkan era baru bagi atlit putrid dari Negara muslim.

“Ini berarti banyak bagi saya sebagai perempuan yang mewakili Palestina,” ungkapnya. Tidaklah mudah bagi Sahalwa untuk bisa berprestasi. Di daerah asalnya, Asira abu-Shamaliya, Tepi Barat,  tidak ada sarana olahraga yang memadai untuk bisa menunjang prestasinya. Untuk persiapan ke Olimpiade, Sahalwa berlatih ke Mesir, Qatar dan Yordania. Itupun juga tak bisa sering dilakukan, karena pembatasan oleh pemerintah Israel.

Di ajang Olimpiade, Sahalwa berlari dengan pakaian lengan panjang, celana panjang dan jilbab putih. Awalnya ia sempat berpikir untuk memakai jilbab bergambar bendera Palestina, tapi akhirnya mahasiswi ini hanya mengecat kukunya dengan warna bendera Negara asalnya.

“Orang tua saya menelepon saya sebelum perlombaan dan berkata semua orang Palestina yang menonton dan berharap Anda mendapatkan hasil yang baik,” katanya. Olimpiade ini adalah langkah pertamanya bagi Sahalwa untuk menunjukkan kepada dunia bawah pakaian tidaklah menjadi hambatan dalam berprestasi, terutama bagi kaum hawa.

on Day 12 of the London 2012 Olympic Games at Olympic Stadium on August 8, 2012 in London, England.
on Day 12 of the London 2012 Olympic Games at Olympic Stadium on August 8, 2012 in London, England.

SAWALHA6

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.