M. TIDZI Gabungkan Filosofi Silat dan Kung Fu

MENGAKU belajar silat tidak sampai tuntas tapi sebagai bagian dari generasi muda yang memiliki semangat untuk menguasai ilmu bela diri, M. Tidzi A. Mupti mencoba beralih mempelajari kung fu aliran Harimau Besi.
Yang didapat dari keduanya, justru filosofi tentang bagaimana makna dari unsur gerakan yang ditampilkan. Mulai dari kerendahan hati, kewaspadaan dan banyak lagi ajaran-ajaran dari sebuah jurus yang dipelajari.
Boleh jadi karena bekal tadi akhirnya, pemuda kelahiran Bekasi, 11 September 1993 ini memiliki sikap begitu menghargai orang lain. Makanya tidak usah kaget kalau beberapa waktu lalu, mantan Pemeran Terbaik dalam Lomba Drama di Tingkat Sekolah Menengah Atas itu terpilih sebagai Wakil Ketua Paguyuban Abang-Mpok Kabupaten Bekasi untuk periode beberapa tahun ke depan.

“Kepilihnya baru kemarin,” kata mahasiswa Semester IV, Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Jayabaya tersebut.
Bagi Idzi kepercayaan yang diterima dari rekan-rekannya itu tidak akan disia-siakan. Sebisa mungkin dia ingin melanjutkan program yang sudah dijalankan para senior sebelumnya. “Mudah-mudahan saja nggak mengecewakan,” katanya.

OMAN AR

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.