Cara Menikmati Air INFUSED WATER yang Sehat dan Menyenangkan

http://4.bp.blogspot.com/-mXI8BKHZATw/U3beHSEkykI/AAAAAAAAASs/_CypWG0FZmU/s1600/Infused+Water.jpg

Saat ini minuman infused water menjadi salah satu trend baru dalam dunia kesehatan. Banyak orang, khususnya yang ingin menjalankan gaya hidup sehat sangat menggemari minuman tersebut.

Infused water atau air infus sebenarnya adalah air putih biasa yang ke dalamnya dimasukkan potongan
buah-buahan segar atau beberapa jenis herbal. Air berisi rendaman buat-buahan tersebut kemudian dibiarkan selama beberapa jam dalam suhu rendah. Proses tersebut akan menghasilkan air putih yang memiliki rasa dan aroma buah-buahan. Sehingga saat meminumnya kita akan merasakan aroma dan rasa buah yang segar.

Menurut Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, Guru Besar Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas
Ekologi Manusia, IPB, infused water muncul dari hasil kreasi orang-orang yang punya masalah dengan air putih. Yaitu mereka yang kurang suka minum air putih karena rasanya yang tawar atau tidak berasa. Biasanya orang-orang ini lebih suka minum kopi, teh, minuman bersoda ataupun minuman lainnya yang banyak mengandung gula. Dari sisi kandungan gizi bisa dikatakan infused water akan memberi dua keuntungan sekaligus bagi orang yang mengkonsumsinya. Tak hanya memberikan manfaat air, seperti menghilangkan dahaga dan membuat tubuh lebih segar dan bugar, infused water juga akan memberikan khasiat dari buah-buahan atau bahan herbal yang dimasukkan ke dalamnya. Selama perendaman, vitamin, mineral dan serat dari buah-buahan atau herbal tersebut akan keluar dan larut dalam air.
Bahkan menurut guru besar yang meraih gelar doktor dari departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor ini, zat antioksidan juga bisa didapat dari air infus tersebut. “Misalnya kalo buah yang digunakan dalam infused watera dalah jeruk. Jeruk kan banyak mengandung vitamin C, yang merupakan antioksidan. Maka dengan minum infused water, tubuh juga mendapat asupan vitamin C dan antioksidan”, ujar Prof. Euis. Mereka yang sering mengkonsumsi infused water ini merasakan manfaat dari minuman tersebut. Oly Arsyad (41), salah satunya. Ia mengaku sudah mengkonsumsi minuman infused water selama hampir 2 tahun. Info tentang infused water diperoleh dari teman-temannya. Merasa tertarik ibu 2 anak ini pun mencoba membuatnya.

“Rasanya enak, tidak monoton seperti air putih biasa”, ujarnya. Lemon, jeruk, apel, ketimun dan daun mint adalah bahan-bahan yang biasa digunakannya untuk membuat infused water. Hampir setiap hari ia membuat sendiri infused water, Biasanya selalu dibawanya saat bekerja, kecuali bila sedang tugas keluar kota. Sejak rajin mengkonsumsi minuman tersebut ia merasa pencernaannya jadi lebih sehat. “Buang air jadi lebih lancar”, jelas perempuan yang bekerja di salah satu LSM internasional di Jakarta itu. Demikian pula dengan Ir. Yuki (35 th), karyawan se-buah perusahaan listrik asal Perancis di Jakarta ini sudah mengkonsumsi infused water sejak 4 bulan lalu. Sebenarnya Yuki tidak bermasalah dengan air putih, tapi ia sangat suka minum minuman bersoda. Istrinya yang mengkhawatirkan kesehatannya jika terlalu banyak minum-minuman bersoda kemudian membuatkannya infused water.Sejak itu Yuki jadi jarang minum minuman bersoda. Ia suka minum infused water karena rasanya lebih enak dan segar daripada air putih. Terutama setelah mendengar bahwa minuman tersebut juga bisa meningkatkan kesehatan tubuh. Sejak minum infused water, ia merasa tubuhnya lebih segar dan pencernaan lebih baik. “Lancar buang air, juga jadi jarang pilek.
Mungkin karena ada pengaruh dari infused water ditambah tetap makan makanan yang sehat”, ujarnya.
Sedikit berbeda adalah pendapat dari Drg. Sari Yu-dhanti ( 49 tahun), pemilik klinik gigi di Bogor. Satu tahun lalu Dhanti suka minum infused water. Ia mengaku tahu soal infused water dari facebook dan hasil googling di internet. Karena tertarik mendengar manfaatnya, ia pun mencobanya. ”Tertarik mencoba infused water karena ada sari-sari buahnya, jadi ada manfaat vitaminnya. Tapi sebenernya kalo cari manfaat buahnya, lebih baik makan buahnya langsung,” ujarnya. Namun sejak asisten rumah tangganya berhenti kerja dan ia belum mendapat penggantinya, Dhanti berhenti minum infused water. “Tidak minum infused water lagi karena repot untuk membuatnya. Soalnya gak ada pembantu,” ujar ibu dua anak ini. Alasan lebih simple dan praktis, ditambah merasa tidak ada perbedaan yang jelas antara minum air putih dengan minum infused water, akhir-nya Dhanti kembali lagi minum air putih biasa.
Membuat infused waterini cukup mudah. Bisa di-lakukan di mana saja, baik di rumah ataupun di kan-tor. Siapkan satu atau beberapa jenis buah-buahan.
Biasanya buah-buahan yang bercita rasa asam dan manis banyak dipilih karena menghasilkan aroma dan
rasa yang lebih menyegarkan, seperti lemon, jeruk, mentimun, nanas, anggur, belimbing, stroberi dan sebagainya. Selain itu juga bisa dimasukan herbal atau rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, daun mint, daun kemangi, serai dan lain sebagainya untuk memperkaya rasanya.
Pemilihan buah ataupun herbal yang akan digu-nakan untuk membuat infused water tidak hanya di-dasarkan dari rasanya saja. Khasiat dari buah tersebut juga menjadi bahan pertimbangan yang cukup penting.
Berikut ini beberapa contoh buah-buahan yang sering digunakan sebagi infused water. Buah-buahan jenis sitrus, seperti lemon dan jeruk nipis, seringkali dipilih karena merupakan sumber vitamin C yang berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh. Buah-buahan sitrus ini memang sangat cocok untuk infused water karena konsentrasi rasanya bisa keluar dengan baik.
Cara membuatnya:

Cucilah buah-buahan, atau rempah yang akan di-gunakan dengan air mengalir sampai bersih. Kemudian potong-potong dalam ukuran kecil. Masukan potongan-potongan buah-buahan terse-but dalam wadah bersih yang bertutup. Dalam setengah liter bisa di isi dengan 10-15 potongan tipis buah.
Lalu simpan dalam lemari pendingin dan diamkan selama 3-12 jam agar sari patinya keluar. Setelah itu air infus siap dikonsumsi. Disarankan mengkonsumsi air infus sebelum makan agar gizinya bisa langsung diserap tubuh. Yang terpenting jenis minuman ini jangan diberi gula atau pemanis tambahan supaya tujuan mengurangi konsumsi gula bisa tercapai.
Buah-buahan yang telah dipakai untuk infused water dapat digunakan sekali lagi. Caranya adalah dengan menambahkan lagi air putih ke dalam potongan buah lalu disimpan kembali di dalam kulkas. Dengan demikian Infused water berikutnya bisa kita minum kemudian. Namun Infused water sebenarnya hanya diisi ulang untuk keperluan 24 jam atau selama buah-buahan di dalamnya masih segar. Karena jika sudah tidak segar lagi, maka manfaat dari buah-buahannya sudah tidak ada lagi. Sedangkan jika menghendaki sekali minum, setelah airnya habis potongan buahnya bisa langsung dimakan. Jika di simpan dalam lemari pendingin, infused waterbisa bertahan selama 2-5 hari.
ZAIDAH DEWI

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.