Global Persada Mandiri Menyiapkan Generasi Muda Kreatif

Menyiapkan Generasi Muda Kreatif
Pukul 14.15 wib, suasana kantin di lantai 3 terlihat sepi, hanya meja dan kursi kosong yang berderet rapi. Biasanya disaat istirahat tempat itu selalu dipenuhi siswa yang ingin memanjakan mata sambil menikmati seporsi makanan kesukaan.

BAgAIMAnAtidak, dari atas bangunan sekolah yang menggabungkan kurikulum standar pendidikan nasional berbahasa Indonesia dengan beberapa pelajaran menggunakan pengantar berbahasa Inggris. Anak-anak putih biru dan putih abu-abu yang belajar di lembaga pendidikan itu bisa dengan leluasa
melihat lingkungan di sekitarnya hingga sejauh mata memandang.

“Pokoknya belajar di sekolah ini menyenangkan deh,” kata Vicko Fidelis Kaping murid kelas 9 ABC
(Alexander Graham Bell) yang sedang asyik nge-gamesdi jam istirahat bareng rekannya sambil menekan-nekan tutskomputer yang sengaja disediakan sekolah di depan kelas dekat tangga di lantai 3.
“Kami memang menyediakan fasilitas tersebut untuk memancing kreatifitas para siswa,“ kata Nopiyanto, S.Farm, Apt, Wakil Ketua Yayasan yang mengelola Global Persada Mandiri.

Selain kantin tadi, tentu saja sekolah yang berlokasi di Jl. Mekarsari No.5, Rt 010 Rw 003, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi ini memiliki berbagai fasilitas lainnya, seperti laboratorium Bahasa, Lab. Komputer, Lab. Science, Lab. Biologi, Lab. Ilmu Pengetahuan Alam, ruang seni dan gedung olah raga. Termasuk kalangan pendidik yang direkrut berdasarkan kompetensinya masing-masing. Hasilnya, lulusan pertama mereka sukses masuk ke beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.

http://4.bp.blogspot.com/-2ahUpT51zR0/T9Xqpo3d-UI/AAAAAAAACSA/8mKGoWR69mk/s1600/DSCF0274.JPG

“Di awal pendiriannya, sekolah ini baru mendapatkan 28 murid untuk tingkat SMA dan 28 murid tingkat SMP. Tapi berkat kegigihan dan kemampuan menjelaskan beberapa keunggulan yang dimiliki sekolah Global Persada Mandiri akhirnya makin diminati banyak peserta didik. Tahun ini sudah ada 400 orang tercatat sebagai muridnya. Bahkan untuk tingkat SMP dan SMA sekarang sudah terakreditasi,” jelas Iin Sutini,

SE, Kepala Sekolah Dasar yang juga bertugas memberikan informasi mengenai Sekolah Global
Persada Mandiri.Kehadiran Sekolah Global Persada Mandiri memang didasari semangat untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki ilmu pengetahuan dan mengembangkan kreatifitas yang dimilikinya. Karena itu, pihak sekolah sudah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung upaya
tersebut. Bukan saja yang berbentuk sarana seperti ruang kelas yang dilengkapi peralatan multimedia tapi juga menyediakan guru-guru berkualitas disesuaikan dengan keahlian di bidangnya.

“Di sini juga ada dua pengajar asing untuk mengajarkan materi yang menggunakan kurikulum bebahasa Inggris,” kata Iin.Sekolah yang pendiriannya atas gagasan Daryanto (Lim Kim I) bersama keluarganya dan berdiri pada 15 Mei 2011 itu awalnya membuka kelas untuk tingkat SMP dan SMA, tapi karena kebutuhan akhirnya berkembang dengan mendirikan TK dan SD di lingkungan yang sama. Bahkan tidak tertutup kemungkinan beberapa tahun kedepan pihak yayasan juga akan mendirikan perguruan tinggi, bisa berbentuk akademi, politeknik, institut ataupun universitas.

Meski masih tergolong baru tapi prestasi yang dicapai anak didik sekolah Global Persada Mandiri bisa dibilang keren. Beberapa gelar lomba berhasil mereka raih, seperti Juara I Tingkat SMP se-Kota
Bekasi untuk English Competitiondan beberapa gelar juara lainnya. Bahkan dalam perjalannya dari 15 kegiatan ekskul yang ada, dua di antaranya menjadi ekskul favorit yaitu modern dancedan pencak silat.
Sanksi bagi Pelanggar AturanWalaupun terkesan cair jika melihat proses komunikasi antara pendidik dengan anak didiknya, tapi jika peraturan yang diberlakukan di sekolah tersebut dilanggar tetap saja ada sanksinya. Misalnya ada murid yang membolos atau tidak masuk selama tiga hari tanpa laporan, pihak sekolah akan segera melayangkan surat panggilan kepada orangtua yang bersangkutan. Ditanya dulu apa penyebabnya, diberi pengarahan tapi jika dianggap memang harus diberi hukuman, yang terberat bisa diskorsing tidak bisa mengikuti pelajaran selama tiga hari alias diistirahatkan di rumahnya.

Tujuannya untuk memberikan efek jera agar tidak diikuti oleh peserta didik lainnya. Sejauh ini tidak ada murid di Global Persada Mandiri yang melakukan pelangaran berat tapi kalau yang di istirahatkan di rumahnya pernah ada. Dan pihak sekolah memberikan pemahaman kepada orangtua murid, hukuman tersebut diberlakukan untuk kebaikan si anak. Bersyukurnya orangtua bisa memahami karena memang tanggung jawab dalam pendidikan bukan di sekolah saja tapi juga melibatkan banyak pihak termasuk orangtua.

“Makanya setahun dua kali kami mengadakan pertemuan dengan orangtua murid atau parent meeting,” kata Iin. Dengan menerapkan pendekatan seperti itu, masing-masing pihak tentu merasa memiliki tanggung jawab untuk bersama-sama mengawasi dan mendorong keberhasilan peserta didik dalam mengikuti pelajaran di sekolahnya.

Saat ini jam belajar yang diberlakukan di sekolah Global Persada Mandiri bagi SMP dan SMA dimulai sejak pukul 07.30 wib sampai pukul 14.00 wib, sedangkan untuk TK dan SD dari pukul 07.30 wib sampai pukul 12.00 wib disesuaikan dengan kebijakan yang diberlakukan Departemen Pendidikan.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.